Perkumpulan Mahasiswa Punjab di IIUI

Kamis tuh hari weekendnya Maman. Jumat ampe minggu tuh libur. Ngobrol-ngobrol ma temen2, males balik ke kamar, menikmati sinar matahari. Tiba-tiba temen Maman ngasih tau kalo ada acara kumpul-kumpul anak2 Punjabi. Why not, akhirnya Maman mengiyakan buat ikut.

"Selamat Datang" Persatuan Pelajar Punjab

“Selamat Datang” Persatuan Pelajar Punjab

Aslinya seh agak was-was, la Maman kan bukan orang Punjab. Takutnya ntar ga boleh masuk. Tapi temen Maman menenangkan, “Dah nyante aja, kamu tuh chief guest kami. Ntar kamu maju ke panggung n ngomong y”. Jitak…

mau ngomong apa klo aku kamu suruh maju ke depan lee...

mau ngomong apa klo aku kamu suruh maju ke depan lee…

Dan benar, emang di bolehin masuk. Ketika masuk, semua tidak seperti yang Maman bayangkan. Menurut imajinasi Maman, kalo kumpulnya anak2 Indonesia disini meskipun dalam acara serius macem rapat ato pemilihan ketua, suasananya tetep nyante. Sedangkan ini suasananya serius banget. Di depan ada panggung n podium, di situ duduk pejabat-pejabatnya. Kursi-kursi disediakan cukup banyak untuk para anggota. Ketika ada salah satu pejabat yang dateng, dia dateng dengan pengawalan dan semua peserta berdiri. Sumpah, padahal pejabatnya juga masi mahasiswa kaya kita2. Ini mau kumpul mahasiswa ato kumpul partai?

itu pejabat2nya lagi duduk di depan

itu pejabat2nya lagi duduk di depan

Yaahh… dalam sosial, tidak ada kata salah. Mungkin budaya mereka seperti ini. Maman aja yang heran karena baru pertama kali lihat.

Acara pun dimulai, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan Na’at (semacam syair islami). Kemudian ada semacam pembacaan sejarah berdirinya persatuan ini dan visi misinya. Lalu dilanjutkan sambutan-sambutan dari semacam pejabatnya yang saya nggak tau siapa. Maman memandang dengan takjub. Memandang dengan pandangan kosong karena nggak tau mereka ngomong apa.

Terlalu banyak mendengar bahasa punjabi dapat terkena serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin. Maman yang hadir karena ingin menghormati temen aja akhirnya pamit balik. Sebelumnya Maman tanya, seperti apa acara ini bakal berjalan, apakah ada semacam penampilan-penampilan. Katanya nggak ada, cuma kaya speech aja. Speechlessnothing to do here, akhirnya Maman pamit balik.

selebarannya...

di bawah gambar singa itu motto orang Punjab “Keberanian orang Punjab bagaikan singa”

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s