Hikmah Bersyukur, Love you my lecture

Mimin ingin berbagi lagi mengenai bersyukur dan mengeluh.
Semester lalu MImin mengeluh disalah satu mata kuliah yang berbau keagamaa. Mengeluh karena dapet dosen yang rada ngebosenin. Kuliah pun ogah2an. Tujuannya yang penting lulus ujian ajja.

Tau kalimat ini gg? “Bersyukurlah niscaya akan kutambahkan nikmat kepadamu”…

Swear, sumpah, kalian harus percaya ama kalimat itu. Mimin sekarang ngerasain akibat tidak bersyukur di semester lalu.

Jadi, semester lalu itu Mimin ngeluh karena kurang cocok ama dosen nya. Berbagai kritikan terlontar buat dosen yg lalu itu. Yang ngomong lambatlah, yang ngga karismatik lah, yang bikin ngantuk lah, yang loyo lah… Astaghfirullaaahhhh ternyata azab dari tidak bersyukur itu amat lah sangat pedih.

Tau gg??? Dosen yang sekarang melebihi dosen yang lalu. lebih tua, lebih lebih lebih ngomongnya lamaaaa banget, yang lebih lebih lebih tidak karisamatik, yang lebiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihhhhhhhhhhhh bikin ngantuk. Ya Allah maaf kan hamba, gumam Mimin sepanjang pelajaran. Untuk menenangkan hati Mimin pasang eraphone dan menyalakan dzikir2an, untungnya Mimin nyimpen beginian.  Pokoknya super duper parah dari yang lalu.

Untuk mengakhiri azab ilahi itu, sepanjang perkuliahan Mimin selalu berucap rasa syukur yang mendalam.

Berkata Mimin pada diri sendiri, “ayo Min terus bersyukur, bersyukur dapat dosen profesor gini, bersyukur beliau ngomongnya lambat, bersyukur beliau tua. Bersyukur kur kur kur…””

Tolong camkan hal sesepele ini yaaa… Mulai sekarang Mimin tidak akan pernah mengeluh apapun dosennya. Janji dah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s