Kuliah Pertama di Semester Genap, Bisnis Internasional

Tanggal 26 February 2013 ini hari pertama Mimin masuk kelas disemester genap ini. Apa yang seru?

Untuk kali ini Mimin agak males2an buat kuliah. Gag tau kenapa, atau mungkin Mimin lagi kekurangan vitamin kali ya? Beberapa hari terakhirkan Mimin lagi gg intens ama Maman, jadi kekebalan tubuh Mimin jadi lesu jujga.

Sebab bangun yang males2an, mandi males2an, pake baju males2an dan sarapan yang males2an adalah Mimin telat berangkat ngampusnya. Jarak tempuh waktu rumah Mimin ke kampus itu sekitar 45 -60 menit. Tapi tadi Mimin tempuh selama 30 menit. Aje gileeeee… padahal macet juga, tapi dengan lihai Mimin bisa menaklukan kemacetan. Meliuk ke kanan, ke kiri, nyelip2 diantara mobil2 dan ngebut pastinya. Yang ada dipikiran Mimin gag boleh telat dihari pertama. Penampilan pertama sangat berarti pastinya. (apa sihhhhh??!)

Pagi yang males2an ini Mimin dihadapkan dengan materi kuliah yang amat berat buat Mimin. Mimin gag begitu ahli dalam hal analisis ekoonomi, dan kelas Bisnis Internasional adalah sarapan mata kuliah pagi ini.

Kelas diawali dengan perkenalan. Kalau biasanya dosen meminta orang yang duduk didepan untuk memulai, ternyata kali ini berbeda. Si dosen baru ini memulai sesi perkenalan dari mahasiswa yang duduk paling belakang. I like him. Lelaki paruh baya ini boleh juga inovasinya. Emang simple sih, tapi setidaknya bagus lah untuk awal mula.

Beliau bertanya kepada semua mahasiswa tentang nama, asal, kenapa ambil mata kuliah Bisnis Internasional, dan mau ngapain setelah lulus dari HI. Jawaban teman2 Mimin bagus-bagus semua. Kalimat2 bernada ilmiah keluar semua, keren2 lah. Mimin yang duduk didepan tepat didepan kursi dosen bingung mau jawab apa untuk pertanyaan yg sesimple itu.

Lamaaaa… sekali sampai pada giliran Mimin. Karena bosan, akhirnya Mimin keluarkan ajimat Mimin dikala bosan merambah. Tadaaaaa… Buku. Buku adalah teman yang baik buat Mimin. Kemanapun Mimin pergi gg bisa kalau gag bawa buku. Ya… meskipun ebook, journal, pdf ada banyak didalam tablet Mimin. Tetep ajja ada yang paling lovely gitu lah.

Sampai akhirnya giliran Mimin datang, Mimin gag sadar ajja kalau udah giliran Mimin. Akhirnya jawaban apa adanya yang keluar.

“Nama saya Mimin pak, boleh dipanggil Mi, Mimi, Min atau Minmin. Asal saya …”

“Dari Aceh ya?” Dosen memotong.

“Ha? Aceh? Bukan pak, asal saya ****** (disensor, hahaha, rahasia dong). Emang wajah saya Aceh ya pak?

“Saya kira Aceh tadi. Ya silakan dilanjut. Apa yang membuat kamu milih mata kuliah ini?”

“Milih mata kuliah ini buat menuhin SKS pak. Dan setelah lulus saya mau mnjadi PNS, biar suami saya saja yang jadi pengusaha. Biar saling ngisi Pak. Karena dunia usaha ada pasang surut. Sebagai istri yang baik saya akan selalu ada buat keluarga saya. Saya rasa ini cukup rasional”

“Hahaha… saya baru pertama kali dengar alasan seperti itu. Jadi PNS biar suami jadi pengusaha. Bagus… Bagus.”

 

Diluar dugaan, jawaban yang ngalir ini ternyata berbuah baik. Hahaha… padahal itu jawaban spekulasi sekali. Biar dech yang penting senang semua.

Awal pembahasan masih semangat, makin kedalam semakin berat mata Mimin untuk bertahan. Kuliah one way gini emang selalu sukses bikin ngantuk tuk tuk tuk. Apalagi istilah2 ekonomi yang baru Mimin dengar menambah daftar apa-apa yang ngebuat ngantuk saat belajar.

Mungkin karena pemanasan kali ya, jadi tadi itu ngantuknya luar biasa. Tapi, kalau ngantuk ini terus berlanjut keesokan hari nya berarti Mimin harus intropeksi lagi dech kayaknya. Jam tidur harus lebih teratur dan sebagainya dan sebagainya.

Untuk tulisan Bisnis Internasional di bab selanjutnya yaaa….

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s