International Food Festival di Serena Hotel Islamabad

Pas banget momennya awal bulan jadi bisa jajan.

Hari Minggu kemaren ada event tahunan ‘International Food Festival’ di salah satu hotel berbintang di Islamabad. Yah namany International berarti pesertanya dari banyak negara dong ya, meski nggak semua negara juga. Event seperti ini dimanfaatkan oleh beberapa embassy negara2 sahabat Pakistan untuk saling memperkenalkan budaya kuliner dari masing-masing negara tersebut.

jajan ayo jajan...

jajan ayo jajan…

Selain kuliner, ada juga pameran handicraft serta penampilan budaya dari negara2 tersebut. Indonesia sendiri yang diwakili ibu-ibu Dharma Wanita KBRI membawakan beberapa jenis makanan macam Bakso, Nasi Kuning, Tempe, dan Jamu di acara tersebut. Maman sih lebih milih nyicipin kuliner negara lain kaya Kimbap KorSel (Rolled Sushi), trus Vietnamese Bum Ga Nuong (Bihun Ayam), Roti Irak, Rendang Ayam Malaysia, dan macem-macem sampe lupa saking banyaknya.

bihun Vietnam neh... ada ayam, kacang, wijen, n seledri yg banyak

bihun Vietnam neh… ada ayam, kacang, wijen, n seledri yg banyak

Di momen seperti ini adalah kesempatan untuk menambah relasi. Sok-sok aja bisa dikit-dikit bahasanya biar lebih akrab. Macem ‘Annyonghaseo’ kalo di tempat KorSel atau ‘Bonjour’ di Prancis dan juga ketawa-ketiwi sama orang Malaysia dan Brunei yang bahasanya mirip2 kita.

'Annyonghaseo'... eh ibunya nengok n senyum deh...

‘Annyonghaseo’… eh ibunya nengok n senyum deh…

Yang Maman agak berkesan adalah beberapa negara yang saat ini sedang dilanda konflik macem Irak dan Palestina ternyata mampu menampilkan beberapa kuliner dan kerajinan yang bisa di sebut meriah. Yah Maman pikir negara2 tersebut dah hopeless gitu deh ternyata masih punya sesuatu yang bisa dibanggakan. Dengan senyumnya yang ramah mereka menjamu pengunjung seakan2 negara mereka tidak sedang dilanda bencana.

Acaranya diselenggarakan selama satu hari saja sehingga pengunjungnya cukup membludak. Awalnya Maman mau nyante-nyante dulu agak ntaran gitu muter2nya, males desak2an. Ternyata dah sorean makanannya dah banyak yang abis. Ngincer makanan Russia, Malaysia, sama Siomay Nepal  jadi ga keburu deh.

neng neng... kok madesu neng? nungguin bang toyib yg ga pulang-pulang ya neng?

neng neng… kok madesu neng? nungguin bang toyib yg ga pulang-pulang ya neng?

hayooo tebak? ni jajanan dr negara mana?

hayooo tebak? ni jajanan dr negara mana?

Yang banyak hadir sih peserta dari Asia aja. Dari Eropa cuma ada Prancis n Russia, sedangkan ASEAN ada Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Vietnam. Thailand mungkin karena lagi bergejolak jadi ga hadir kali ya.

Yang bikin Maman agak waw adalah hadirnya India di acara tersebut. Pake stall khusus yang paling panjang dan lokasinya d tengah n strategis, baik untuk kuliner maupun handicraft. Sayangnya makanannya ga jauh beda ma makanan Pakistan jadi Maman kurang berminat buat nyicipin.

Maman rasa acara seperti ini cukup penting sebagai tempat berkenalan dengan bangsa-bangsa lain dan juga saat yang tepat untuk memperkenalkan budaya kita di mata dunia. Mungkin di Jakarta ada acara semacam, tapi Maman aja yang nggak pernah tau. Untuk masuk ke acara ini aja Maman harus dapet undangan khusus dari KBRI. Jadi kesempatan seperti ini nggak boleh disia-siakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s