Indonesia MamanMimin dan Milik Kalian

Pada tahun 2014 kita rakyat Indonesia bakal ngerasain lagi nih pesta demokrasi. Gimana ya si Maman disana???
Mimin kemaren gag sengaja baca tulisan dari salah satu dosen di kampus Mimin, namanya pak Wahyudi. Judulnya Mimin lupa. (Kapan2 tolong diingetin ya kalo MImin janji mau nulis judul tulisan pak Wahyudi itu).

Ketidaksengajaan itu pas banged ama rencana tulisan Mimin kali ini. Sebenernya Mimin hendak bnerkeluh kesah tentang siapa ya yang bakal Mimin pilih sesosok manusia yang akan memimpin negeri ini. Eh, taunya di tulisan Pak Wahyudi itu Mimin merasa diingatkan kembali mengenai sejarah yang [ernah langgeng di dunia ini. Sebagai anak HI Mimin udah gag ngerasa asing lagi dengan partai kiri dan partai kanan (kuno). Bagi2 temen2 pembaca yg kebetulan anak HI pasti juga gag asing kan dengan dua ideology klasik ini.

Pak Wahyudi mengingatkan Mimin ternyata jaman sekarang partai2 yang ada khususnya di Indoensia sudah bias ideology. Maksudnya? Yaaa gitu… Menurut Mimin juga terlalu gamang bagi Mimin untuk melihat partai politik yang benar2 mengusung suatu pandangan hidup yang jelas. Kalo masalha korupsi mah udah jelas , hahaha… Coba temen2 perhatikan sendiri!

Mimin beranggapan, apa iya partai yang jelas dengan ideologinya udah gag laku di Negara ini? Pak Wahyudi menjawab bahwasannya aliran ideologi partai saat ini ialah ideology tengah yang cenderung liberal. Kalo menurut dosen Mimin ini adalah akibat era globalisasi yang cukup pesat. Sehingga membuat orang yang tidak lagi berpegang teguh dengan kepercayaannya (ideologinya) melainkan bagaimana cara tetap eksis di dunia perpolitikan. Pergeseran makna seperti ini yg membuat MImin bingung saat ini. Kenapa? Ya karena Mimin gag mau milih presiden yang sebenernya ogah banged milih dia. Tapi kalo golput gag gahol banged kan sebagai anak social politik. Huft. Semoga sebelum pemilu berlangsung ada sosok pendobrak yang nyata ya… yang berjiwa nasionalis seperti Soekarno, yang setegas pak Harto, sepandai pak Habibie, yang sewibawa Pak SBY, yang mengerti dan memahami perbedaan seperti Gusdur, dan semoga berjiwa ibu bangsa seperti megawati…

Kalo Mimin boleh menyuarakan, pak Ahok dan pak Anis baswedan juga turut serta yaaaa… wkwkwk…
MImin gag memihak kepada partai apapun yaaa… ini murni karena taunya Mimin dengan dua orang itu. SUMPAH !!!… hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s