Nasihat Ikanank untuk Mimin

Temen2 udah ngejalanin nocom ala MamanMimin belum?

Jadi, Mimin kemaren habis diberi nasihat oleh sahabat Mimin, karena dia orangnya bersahaja dan memiliki suara yg lembut jadi kami memanggilnya dengan sebutan om. Lebih lengkapnya Mimin memanggilnya om Kanank Dwi…

Begini ceritanya.Mimin itu selama 3 tahun ini berhubungan dengan mantannya om. Awal mulanya karena, sebut saja Ara , Ara ini menghubungi Mimin untuk membantu masalah om Kanank. Mimin kalo dimintai tolong sama orang yang deket ama Mimin susah buat nolak. Dulu Ara mengaku kalo dia kakaknya om. Polosnya MImin percaya ajja. Beberapa bulan kemudian barulah si Ara mengaku kalo dia adalah mantan dari lovely om Kanank. Obrolan sering terjadi, tidak hanya membicarakan om saja, terkadang membicarakan tentang masalah perempuan, karier, jodoh, hati, masalah kerjaannya dan pengalaman2nya Ara selama jadi duta wisata gitu. Tidak menafikkan kalo Mimin dapat banyak pengetahuan selama mengobrol dengan Ara.

Klimaksnya adalah Ara bulan Mei ini mau melangsungkan pernikahan. Mimin dimintai tolong untuk bisa ngajakin om kanank untuk ketemuan ama dia. OMEGOD. Selama ini Mimin gag pernah cerita ke om Kanank kalo kami sering chat. Dilema lah Mimin. Dilema karena persahabatan Mimin dan om adalah hal yang terpenting. Om bagi Mimin adalah sosok kakak yg ideal, jadi untuk menyakiti hatinya dengan permasalahn ini membuat Mimin merasa sangat bersalah.

Kemudian Mimin putuskan untuk menyelesaikan masalah ini. Mimin akhirnya membeberkan hasil WA Mimin dengan Ara semuanya. Bodo amat pendapat Om ke Mimin gimana. Mimin hanya berpikir cukup sudah yg Mimin tutupin dari Om.

Yang manjadi special dari pembicaraan itu adalah nasihat om. Kurang lebihnya begini:

“Min, Cowok itu paling bahagia dan bangga kalau si cewek itu percaya ama si cowok. Cowok akan bête, sebel, capek kalo selaluuuuu ajja diabsenin. Ditanyain ‘lg dimana? Sama siapa? Lagi apa?’ disetiap waktu yang tidak tepat. Kami sebagai kaum laki2 ngerasa di cap sebagai playboy, pengkhianat dan sejenisnya jika wanita kami melakukan itu terus menerus. Belum lagi kalo dia selaluuuuu kepo, selalu nyari informasi tentang kami hingga ya seperti posisimu sekarang ini. Itu membbuat cinta kami kepada kalian memudar sampe hilang dan ada bahkan sampe tahap illfeel.”

Mimin mengangguk. Mimin tiba2 tersadar dengan progam nocom yg MamanMimin galakkan. Sepertinya nocom bisa menjadi racikkan yg lumayan untuk semua pasangan. Karena kata om Kanank, terkadang setiap manusia butuh waktu untuk bersosialisasi dengan yg lain. Meskipun pacaran toh bukan berarti dunia milik berdua doangkan? Apalagi sampe ngorbanin waktu buat orang tua dan sahabat-teman. Itu bukanlah hubungan yg sehat. Hmmm…

Kesimpulan dr Mimin keep communication bukan seperti yg dicontohin Ara, Mimin lebih paham dari dua term itu adalah bagaimana kita berkomunikasi dengan keadaan yg sama nyaman, jika ada yg tidak sesuai, bicarakan, dan pahamin kemudian carilah solusi yg sama2 membahagiakan. Itu sih.

Semoga kita semua bisa bahagia dgn pasangan kita yaaa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s