Miracle in Cell no. 7

Mimin abis mewek gara2 nonton ini.

Film korea ttg ayah yg keterbelakangan mental dengan anak perempuannya yg dewasa sebelum waktunya.

Drama di film ini bermula dari tas Sailor Moon yang diidam2kan oleh sang anak. Setiap hari mereka menyanyikan lagu Sailor Moon di depan toko yg mendisplay tas kuning itu. Hingga pada suatu hari tas itu laku dijual. Sang ayah dengan polos dan bodohnya meminta agar tas itu jangan dijual karena dia akan membeli nya ketika gajian. Karena orang2 didalam toko itu ketakutan melihat prilaku keterbelakangan sang ayah mereka mengusir dan memukulinya.

Suatu hari, setelah menerima gaji. Anak pembeli tas Sailor Moon itu bertemu dengan ayah idiot itu. Ia berkata akan memberitahukan dimana sang paman bisa membeli tas Sailor Moon kuning untuk anaknya. Namun, malang. Tragedi siang itu membawa bencana bagi sang ayah.

Dia ditangkap polisi, dimasukkan ke penjara, dan dihukum mati. Lalu??? penasaran yaaa…. hehehe…
Film ini sungguh menguras emosional. Lagi2 Mimin terpesona oleh bahasa2 sederhana yg diucapkan tepat pada waktunya. “Ayah, terimakasih telah bersedia hingga saat ini menjadi ayahku”… omegod, langsung deh sesenggukkan.

Beneran deh tonton film ini, keren kok. Buat memotivasi ajja, hihihi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s