Film Frozen dan Cowok Pakistan

Ada yang belum nonton film ini?

Frozen

Frozen

Bercerita tentang Princess Elsa, seorang karakter putri Disney yang baru, yang memiliki kekuatan ajaib bisa mengeluarkan es dan adiknya, Anna yang memiliki sifat nekat karena sering mengambil keputusan cepat tanpa pertimbangan matang. Ketika Princess Elsa dilantik menjadi ratu kerajaan Arendelle, Anna memaksa kakaknya untuk meresetui pernikahannya dengan seorang pangeran yang baru dikenalnya bernama Hans. Tekanan dari Anna membuat Elsa emosi dan tanpa sengaja mengeluarkan kekuatan esnya yang dahsyat namun tak terkontrol sehingga dia harus pergi dari kerajaan untuk menghindari lebih banyak korban. Selanjutnya nonton sendiri ya, ntar garing kalo diceritain semuanya.

Seakan sudah menjadi ciri khas film-film Disney’s Princess, soundtracknya lah yang paling membuat Maman kagum dengan film ini. Secara Maman kan orang arranger musik gitu. Ditambah semakin canggihnya video graphic yang mereka produksi, sehingga film ini serasa ga cukup cuma berdurasi 108 menit. Kita tunggu saja, seperti apa Dreamworks akan membalasnya, karena biasanya diantara dua rumah produksi ini saling bersaing menyajikan yang terbaik di bidang film animasi.

Terus apa hubungannya Frozen dan Pakistan sesuai judul yang Maman tulis?

Yang pertama, jika di film-film lain sebelumnya biasanya digambarkan bahwa salju itu adalah hal yang sweet, romantis, dan indah bling-bling gitu. Hal ini sering membuat orang Indonesia yang ga pernah merasakan salju penasaran dan sangat ngebet untuk bisa pergi ke luar negeri hanya untuk menyentuhnya. Namun di film ini digambarkanlah kenyataan itu. Salju tidak sesweet yang diceritakan di film-film. Dingin, berbahaya untuk nyawa, dan sangat menderita. Haha… Seandainya film ini muncul sebelum Maman pergi ke Pakistan mungkin Maman akan memikirkan ulang untuk pergi ke luar negeri.

Selanjutnya, di salah satu adegan Frozen menceritakan Anna akhirnya menyadari bahwa Hans bukanlah her true love. Keinginan Hans untuk menikahi Anna adalah untuk menguasai kerajaan Arendelle. Adanya adegan semacam ini mengusik Maman untuk memberikan nasehat. Nasehat ini Maman tujukan buat para pembaca blog Maman Mimin yang saat ini sedang menjalin kasih via online dengan seorang Pakistani.

Maman memohon maaf sebelumnya jika nasehat ini terkesan menggurui, sok pinter, dan apapun yang tidak mengenakkan. Maman juga memohon maaf buat para pembaca yang menanyakan tentang cara pergi ke Pakistan yang tidak Maman jawab. Mungkin nasehat semacam ini akan menurunkan rating blog ini, tapi lebih baik rating blog ini turun daripada semakin banyak yang menyesal.

Maman tidak menyarankan, atau kalo boleh lebih keras, melarang mbak-mbak, kakak-kakak, teteh-teteh, yang ingin pergi ke Pakistan karena ingin menemui seorang pria yang baru ditemui hanya dari dunia maya. Kaya gimanapun ganteng fotonya, cakep rumahnya, mapan kerjanya, dan sebagainya, Maman sangat tidak mengharapkan kalian datang ke Pakistan untuk menemuinya. Sudah cukup banyak pengalaman Maman selama berada disini melihat orang-orang yang mengalami musibah yang seperti Anna rasakan. Kalopun ada yang mengaku tidak mengalami yang seperti Anna alami, itu hanya 1:1000 (bukan berdasar survey, hanya perkiraan).

‘Maman, kalo aku dah cinta mati sama dia gimana? Maman ga berhak deh atur-atur aku mau merit sama siapa’

Iya sih, Maman juga ga mau kalo ada yang ngelarang Maman buat pacaran ma Mimin. Kalopun dah cinta bangeeetttt nget nget sampe rasanya dunia ini milik kalian berdua (yang lain cuma ngontrak), ada beberapa saran yang mungkin bisa Maman kasih.

Jangan kamu yang pergi ke Pakistan.
Sudah jelas kan, kalo emang cowoknya gentle n niat serius pasti dia yang akan dateng ke rumahmu bukan kamu yang ke rumah dia. Kalo dia beralasan g ada duit, g bisa ninggalin kerjaan, dan alasan-alasan lainnya, leave it. Jangan dilanjutin hubungan kalian. Pokoknya jangan kamu yang pergi ke Pakistan. Kalo misal alasannya karena sulitnya mendapatkan visa Indonesia …

Ketemunya di negara lain macem Singapore, Malaysia, Hong Kong, dll
Emang sih pemerintah Indonesia mempersulit visa kunjungan bagi orang Pakistan yang mau ke Indonesia. Apalagi alasannya mau merit. Di negara ASEAN macem Singapore dan Malaysia, orang Indonesia dipermudah karena ga perlu ngurus visa dan orang Pakistan mudah mendapatkan visa dari sana. Di negara-negara ini situasinya nggak jauh beda dengan Indonesia dan cukup banyak orang Indonesia yang akan memberikan tolong apabila terjadi sesuatu yang nggak diinginkan.

Kalo akhirnya jadi serius, jangan tinggal di Pakistan
95% pernikahan di Pakistan adalah perjodohan, dan menikah karena cinta dianggap tabu dan mempermalukan keluarga. Kalo anda beruntung dapet pasangan yang setia, cakep, kaya, dan perfect lah pokoknya, belum tentu keluarganya akan bersikap serupa. Kalian bisa tinggal di Indonesia saja atau negara lain, pokoknya jangan di Pakistan.

Mungkin ini sedikit nasehat dari Maman, sekali lagi mohon maaf bila ada yang tersinggung. Maman orang Indonesia dan Maman tau karakter orang Indonesia. Mental orang Indonesia, apalagi cewek, tidak cukup kuat untuk bisa hidup disini. Kita aja yang sering kumpul dengan WNI dan tetep dekat dengan KBRI aja masih sering pengen pulang karena ga betah apalagi yang hidup sama orang sini.

Semoga jodoh kalian yang dituliskan oleh-Nya bukan orang Pakistan.

Bonus: foto Maman main salju kaya di Frozen

main salju tuh asik loh...

main salju tuh asik loh…

20 thoughts on “Film Frozen dan Cowok Pakistan

  1. Maman, aq sdng pcran dgn cow pakistan. udh 6 bln. Kenal dgn keluargany jg tpi lewat media sosial. respon keluargany smpy skrng masih positif. Dia berencana k malaysia 2 bln lg, krn sulitny mmperoleh visa indonesia, dy menyuruh aq brkunjung k malaysia. Aq blm mmbri jwbn. Mnrt maman gmn?

  2. Man aku udah jadian sama cowok pakistan sekitar 2 bulan, aku ketemu sama dia di chatous, karena ada pikiran yg ngeganjel yg bikin pusing jadi aku mutusin aku mau putus hubungan sama dia tapi dia gk mau, nah aku udah ngasih berbagai alasan mulai dari pelan2 sampe aku kasar biar dia ilfeel sama aku tapi ttp aja dia kekeh gk mau putus, aku harus ngapain??

  3. kok maman sekarang jadi konsultan masalah cinta hahaa……
    btw kenapa maman sama mimin ga pernah nunjukkin wajah ya…?

  4. Maman, aku lagi pacaran sama cowo pakistan tapi dia sekarang stay di australia. Em, rencana januari besok dia mau kesini. Tapi dia ngebet buat nikah awalnya, terus akhir2 ini dia ga bahas nikah karena dia pengen aku selesaikan study dan fokus belajar, tapi kita masih pacaran.. Menurut maman, dia ini serius ga ya sama aku?

  5. maman seperti apa sih cowok pakistan itu? aku hubungan dg cwok pakistan hampir 6bulan dan dia ngebet bgt mo nikahi aku. kasih tau dong cwok pakistan itu sperti apa

  6. maman, gimana dong aku kepilih student exchange ke pakistan. apalagi setelah skype an sama ketua organisasi di pakistan. doi cakep banget man, jadi pengen cepet2 kesana. tapi kok ragu ya, atau aku batalin aja? pindah ke negara lain?

  7. Setuju banget,sy peniaga dimalaysia yg berasal dr indonesia.banyak bangsa yg masuk kesini,tp bangsa yg paling zalim orang pakistan.tak terucapkan satu persatu tp percayalah,menjauhi bangsa ini lebih baik untuk keselamatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s