Pola Ajar

Sejujurnya Mimin orangnya gag pinter2 banget, tapi entah kenapa rejeki Mimin itu di dunia mengajar. Sarjananya politik kerja ngajar. Eniwei, baswei, meliweimeliwei Mimin mau share sedikit tentang pola ajar yg sesuai.

Setelah sekian lama mengajar, Mimin akhirnya menyadari beberapa hal. Menjadi seorang guru itu sungguh luar biasa capeknya. Untuk itu penghormatan tertinggi dari Mimin bagi setiap guru dimana pun berada. Untuk itu juga tolong naikkan gaji guru dibantu bantu yak. Hehehe kalo gag percaya ama capeknya cobain ajja ngajar dari pagi ampe sore dari berbagai kelas.

Selain itu Mimin juga menyadari dari sisi si murid. Bahwasannya setiap anak memiliki kecenderungan pola belajar dan pola ajar yang berbeda-beda. Maka, sekiranya para guru tidak menyamaratakan cara mengajar untuk setiap anak. Memang tidak mudah. Karena tidak mudah maka perlu kerjasama yang erat dengan sekolah sebagai lembaga tertinggi. Sekolah di indonesia sekiranya sekarang harus lebih jeli. Bukan mengklasifikasikan murid berdasarkan rangking saja.

Namun, menurut Mimin lebih bijaksana jika sekolah diklasifikasikan sesuai dengan kecenderungan si anak. Misalnya saja, anak dengan kecenderungan otak kanan dikumpulkan dengan yg sama, begitu pula dengan sebaliknya, anak dengan kecenderungan otak kiri dikumpulkan dengan yg sama. Menurut Mimin hal ini perlu agar semua anak mendapatkan ilmu yang sama.

Pendapat Mimin yang demikian diatas bukan spekulasi saja. Selama Mimin mengajar dengan pola ajar yang seperti kebanyakan di kelas umum, anak-anak mengalami banyak kesulitan karena lingkungan kelas yang tidak mendukung.

Si anak dgn kecenderungan otak kanan membutuhkan banyak ruang ketika belajar karena kecenderungan yang tidak bisa diam dalam waktu yg lama. Sedangkan anak dengan kecenderungan otak sebelah kiri membutuhkan ruangan yg sepi untuk meningkatkan konsentrasinya. Akibatnya, kebanyakan anak dgn kecenderungan otak kanan akan terlihat nakal dan si guru memberikan stempel dgn perilaku nilai C. Ini sangat tidak manusiawi.

Jika si anak dgn kecenderungan otak kanan memiliki kontrol emosi yang baik mungkin dia tidak memperhatikan stempel tersebut. Namun, jika si anak memiliki lingkungan yg tidak mendukung (keluarga dan masyarakat) ditambah si anak tidak memiliki rasa percaya diri, maka si anak hanya akan menjadi anak yang rusak dan gagal. Dia akan selalu merasa dirinya bodoh dan tidak bisa melakukan apapun. Dia dan lingkungannya lupa bahawasannya anak dgn kecenderungan otak kanan memiliki daya kreatifitas yg tinggi. Ide-ide mereka selalu fresh. Sayangnya lingkungan hanya melihat seseorang dari intelektualnya yang jarang dimiliiki oleh si otak kanan. Bayangkan jika di Indonesia saja kita tidak terkungkung oleh streotip pintar dan bodoh, sudah banyak prestasi yg dihasilkan.

Sedangkan, anak dengan kecenderungan otak kiri karena hebat di soal matematika dicap sebagai anak jenius. Tidak ada yg salah dengan itu. Namun, Mimin hanya ingin kita mulai sekarang janganlah terpaku dengan kebanggaan itu saja. Jangan lupakan si otak kanan yg terlihat bandel itu. Stop dengan kata “nakal” sebaiknya tidak kita gunakan lagi kata itu. Karena hakikatnya si anak yg disebut nakal itu hanya seorang anak yg tidak tau harus kemana menyalurkan energi dan bakatnya itu.

Terakhir, sejatinya seorang anak yang lahir di dunia ini adalah suci. Kita para orang tuanya lah yg membentuk mereka. Stop lebel yg kasar (bodoh, nakal, tuman, tambeng, pencilaan) ganti dengan kalimat yg mendorong anak untuk maju terdepan. Jangan lupa beri pujian dalam hal apapun agar si anak terpacu dan fokus melakukan hal-hal yang baik sesuai norma ketimuran dan pancasila.

JANGAN HANYA BISA MENJADI ORANG TUA YANG BISA MARAH, NAMUN JADILAH

ORANG TUA YANG PANDAI MEMARAHI.

Advertisements

Bambang dan Ani

Wefie atau selfie merupakan suatu istilah yang dipakai jaman sekarang untuk menyebutkan pose berphoto lewat camera depan dari handphone jenis apapun. Kalo MamanMimin punya sebutan sendiri.

“Man, lagi apa ? Bambang dong!”, pinta Mimin.

“Min, mau pergi kemana ? Ani dulu dong!”, pinta Maman.

Bambang dan Ani ada istilah kami berdua kalo minta photo. Sejarahnya sih singkat. Waktu itu lagi heboh bu Ani Yudhoyono yang ngambek di instagram miliknya. Trus, MamanMimin ikut ghibahin (ngebahas). Eehh besok paginya Maman minta photo Mimin dengan sebutan Ani, Mimin pun reflek minta Bambang.

Udah gitu doang, sejarah singkat Bambang dan Ani.

Pelaksanaan Hajj 2015

Maman pergi hajj guys, Mimin kesepian.

Pelaksanaan hajj tahun ini cukup heboh ya guys. Dimulai dengan badai pasir yang sebegitunya. Kalo liat di tipi hati Mimin gelisah gitu. Abis itu tragedi jatuhnya crane. Subhanallahhh yaaa…

Tapi menurut keterangan Maman media terlalu lebay atau terlalu berlebihan dalam mewartakan kejadian di Arab Saudi. Bagi Mimin, cuma kangen Maman ajja sih hahahaha. Mimin ngeliat ini cobaan bagi yang ngelaksanain haji dan yang ditinggal pergi hajj.

ahhh, Mimin nulis apaan sih?!!! hahahaha…

kangen banged guys, kangennn banged. itu ajja.

Kartu Kuning a.k.a Kartu Tanda Bukti Pendaftaran Pencari Kerja

Setelah menulis tentang SKCK, Mimin mau nulis tentang pembuatan kartu kuning a.k.a Kartu Tanda Bukti Pendaftaran Pencari Kerja. Kartu ini bisa kalian dapatkan di dinas ketenagakerjaan dan transmigrasi, di pemerintah kota setempat.

Untuk di kota Malang, tempat pembuatan kartu kuning berada di kantor terpadu yang beralamat di Jl. Mayjend. Sungkono, Kel. Arjowinangun, Kec.Kedungkandang, Malang 65132. Mimin baca-baca sih kantor terpadu ini dibangun untuk mempermudah dan memfasilitasi penduduk dalam hal pengurusan surat perijinan dan berkas2 mengenai kependudukan lainnya. Bikin e-ktp juga disini.

Well, di kantor terpadu ini terdapat beberapa gedung. Untuk pembuatan kartu kuning berada di lantai 3 gedung B. Ada dua opsi menuju gedung B:

  1. Parkir di depan gedung A. Lokasinya masuk dari gerbang belok kanan. Disana ada pak satpam sekaligus tukang parkir. Jangan lupa nyiapin uang seribu. Setelah itu masuk ke gedung A (didepan tmpt parkir itu gedung A). Segera cari meja resepsionis atau pusat informasi, Setelah itu nengok ke arah kiri ada gang kecil, masuk lewat gang kecil itu. taraaaaa… kamu bakal ngeliat gedung lainnya diluar sana. Nah itu gedung B tempat pembuatan kartu kuning. Kalo ragu tinggal nanya ajja ke orang di resepsionis jalan ke gedung B.
  2. Parkir di belakang gedung A, didepan gedung B. begitu masuk dari gerbang masuk langsung terus ngelewatin pos satpam didepan. setelah itu kamu bakal liat parkiran, udah deh parkir. dan gedung didepan parkiran itu adalah gedung B tempat ngebuat kartu kuning.

Tangga menuju lantai 3 disebelah bank Jatim. Ada sekitar 50 anak tangga untuk sampai ke lantai 3, tenanggg gag bakal capek kok, soalnya suasana menuju lantai 3 cukup damai.

Setelah kamu berada di tangga terakhir belok kanan, belok kiri dan belok kanan. Beberapa langkah belok kanan lagi masuk ke dalam ruangan, lalu bilang ajja, “mau bikin kartu kuning pak”. mengisi beberapa kolom dan selesai deh kartu kuning kamu.

Syaratnya adalah:

  1. Fotokopi KTP, 1 lembar
  2. Fotokopi KK, 1 lembar
  3. Foto ukuran 3×4, 2 lembar
  4. Fotokopi ijazah yang sudah dilegalisir, 1 lembar
  5. Tidak boleh diwakilkan
  6. Menggunakan map kuning

Setelah selesai ini kalian akan diminta untuk memfotokopi kartu kuning sebanyak 6 lembar. 1 lembar diberikan kembali untuk arsip yang 5 untuk kalian.

Biaya yang dibutuhkan untuk mengurus kartu kuning ini adalah:

  1. Biaya parkir                  Rp. 1000
  2. Biaya fotokopi               Rp. 2200
  3. Biaya pengurusan         G R A T I S

Kalo ada yang kurang jelas silahkan tanya yaa…

Persyaratan SKCK

Masih berkutat dengan SKCK nih guys. Ditulisan sebelumnya kita dah bahas tentang prosedur yg lumayan panjang untuk ngurus SKCK. Kali ini akan Mimin persingkat.

Mimin ambil gambarnya asli dari kantor polisi. gag copas.

Mimin ambil gambarnya asli dari kantor polisi. gag copas.

Yang unik adalah Mimin gag boleh ambil gambar tentang PNPB nya. gag boleh diambil gambarnya tapi boleh dong yaa ditulis ulang isinya. Apa itu PNPB menurut kantor polisi di wilayah Malang? ini dia

Berdasarkan

Peraturan Pemerintah Indonesia Nomor 50 Tahun 2010

Tanggal 26 Juni 2010 Tentang Jenis Tarif atas

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)

Yang Berlaku Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia

Biaya penerbitan SKCK Rp. 10.000

Terhitung 01Juli 2010

Anehnya adalah tulisan tadi itu gag boleh diphoto sama petugasnya. Secara serentak saat itu orang2 yang didalam kantor polisi ngeliatin ulah Mimin. Mimin merasa semua orang berpikiran sama saat itu, yakni “kenapa gag boleh diphoto kalo masalah uang?”

ya ya ya ya apapun itu, plis yaa, kantor polisi sebagai harapan rakyat sebagai pemangku jabatan yang ditugaskan untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan dapat bersih dari ketidakadilan.

kalo ada yang tau alasannya kenapa gag boleh diphoto sharing yaa biar Mimin gag penasaran.

Persyaratan SKCK Kota Malang

Persyaratan mencari kerja salah satunya adalah SKCK. Maka kali ini Mimin mau share. SKCK gag bisa dibuat sehari doang, ada beberapa proses yg harus dilalui dulu guys.

  1. Beli Map
  2. Siapin fotokopi Akte, Kartu Keluarga, Photo ukuran 4×6 background merah. (biar gag cetak lg saat ngurus di kepolisian)
  3. Pergi ke RT . Beruntunglah yang punya ketua RT gag sibuk. Ketua RT Mimin orangnya sibuk, jadi cuma bisa ditemuin abis magrib (klo beruntung). Bilang ke pak RT, “permisi pak, saya mau minta surat pengantar SKCK dari RT”.
  4. Kalo di RT Mimin setelah mendapat selembar kertas dari RT, Mimin diminta ke sekretaris RT untuk minta nomor surat dan stempel RT
  5. Setelah itu diarahkan lagi ke Pak RW. Kalo pak RW Mimin super duper sibuk. Dia jarang di rumah. Beberapakali minta tanda tangan untuk keperluan Mimin selalu kertas Mimin harus nginep di rumahnya. Setelah dapet tanda tangan pak RW, saatnya kita pergi ke kelurahan.
  6. Proses di kelurahan cukup bentar kok. seinget Mimin sih. ehhh,,, nggak ding. Mimin naro jam 10 pagi dan baru bisa diambil jam 1 siang.
  7. Setelah lengkap RT, RW, Kelurahan siapkan dokumen tambahan buat di polres.
  8. Ini Mimin salin dari gambar. “Pelayanan Prima SKCK” dengan persyaratan lengkap sebagai berikut: Sesuai Perkap Nomor 18 tahun 2014
  • Surat pengantar dari RT, RW setempat (dirangkum dengan surat keterangan dari kelurahan)
  • Fotokopi KTP (dengan menunjukkan KTP asli
  • Fotokopi KK
  • Fotokopi Akte Kelahiran
  • Fotocopy kartu identitas lain (bagi yang belum memenuhi syarat memiliki KTP)
  • Pasfoto ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar dengan latar belakang warna merah
  • Sidik jari pemohon (artinya gag bisa diwakilkan)
  • PNBP Rp. 10.000,-

Untuk di kota Malang lokasinya ada di seberang RSUD Saiful Anwar (lebih dikenal dengan nama Rumah Sakit Celaket). Bisa parkir d rumah sakit klo gag mau muter, terus ntar nyebrang lewat jembatan gantung.  Begitu masuk Kantor polisi langsung tanya ajja ke pos jaga tempat bikin SKCK.

Jangan lupa potokopi hasil SKCK buat dilegalisir. potokopi ada dibelakang pos jaga. sekitar 20 langkah kaki kok.

Nuansa Bening MamanMimin

Lagu bersejarah,

Mimin dulu mengira adanya music favourite tiap couple itu cuma ada di film-film atau cerita fiksi belaka.  MamanMimin ternyata mengalami hal fiksi itu.

Bagi Mimin lagu lama yang dinyanyiin Vidi A.-Nuansa Bening adalah lagu bersejarah. Dimanapun berada kalo udah denger lagu itu, “oh God, freze the time please for me!”. Mimin selalu menutup mata, membayangkan semua kenangan di Jogja saat liburan bersama.

Saat itu kita lagi makan malam di sebuah warung makan terkenal di Jogja, tempatnya amat sangat ramai. Tapi, beruntung MamanMimin bisa dapet tempat tanpa harus menunggu lama. Meski padat pengunjung dengan udaranya yg panas nan pengap untuk Mimin serasa dunia Cuma milik MamanMimin ajja. Hehehe… secara yaaaa kita LDR, jadi moment bersama seperti saat itu sangat memorable. Ketika itu kita mau bayar makan, ada pengamen bersuara serak tapi merdu menyanyikan lagu Nuansa bening, “kini terasa sungguh semakin engkau jauh semakin terasa dekat” pada part itu tiba2 tangan kami saling menggenggam. Seolah2 tertaut lah hati kami. Teringat menjalani LDR yang lalu dan yang akan datang.

Sembari berlalu dari tempat pengamen itu, Maman bilang,”Min, ini lagu kita banged ya”.

Begitulah kisah kenapa lagu asli dari genk pegangsaan yang di remake Vidi Aldiano jadi lagu bersejarah bagi MamanMimin.

Jalan-jalan Mimin di Kota Palu

Aigoooo, lama jua Mimin tak menulis.

Mimin mau sedikit cerita tentang pengalaman Mimin di tanah Sulawesi, tepatnya di kota Palu.

Suatu rejeki nomplok Mimin bisa pergi kesana.

Berita pernikahan sodara Mimin udah booming dari februari tahun ini. Mimin selaluuu berharap bisa datang ke sana. Bukan karena kedeketan hubungan sodara sih, hahahaha… jiwa penasaran Mimin yang lebih besar. Mimin selalu penasaran bagaimana sih Pulau Sulawesi itu? akhirnya saat itu datang juga di tanggal 03 April 2015. Bertepatan dengan hari ulang tahun Mimin.

Alhamdulillah bener-bener rejeki nomplok. Rencana Cuma 2 hari di Palu ternyata Mimin habiskan selama satu minggu. Hmmm… nyummi banged. Semuanya serba gratis. Gag banyak tempat yang Mimin jelajahi, soalnya sodara2 Mimin pada gag hobby traveller disana. Jadi Mimin Cuma berkunjung ke tempat2 umum saja.

Tapi tenang ajja! Mimin tetep akan berbagi info tentang kota Palu.

Kalo mau pulang pergi ke Palu memakai pesawat usahakan merasakan sensasi dua langit. Apa maksudnya? Usahakan merasakan penerbangan pagi dan malam. Saat itu Mimin pake penerbangan malam menuju Palu. Subhanalllahhh, cantik banged Palu dari langit kalo Malam hari. Dan Mimin pake penerbangan siang saat pulang. Bahagia bisa lihat Palu dari dua waktu itu. So, kalian juga harus ngerasai dua rasa langit itu yaaaa…

Selanjutnya, tips ke Palu adalah ada yang jemput di bandara. Sepenglihatan Mimin, kemaren itu tidak Mimin jumpai taxi atau jasa travel gitu. Jadi, ada baiknya temen-temen yang mau ke Palu emang udah tau transportasi untuk keluar dari bandara.

kalo beruntung, keluar airport bisa lihat pemandangan epik ini

kalo beruntung, keluar airport bisa lihat pemandangan epik ini

Kota Palu lumayan panas guys, so usahain bawa body lotion and sunblock yaa, hehehe. Meski panas, Kota Palu tidak sepanas Surabaya atau Jakarta. Di kota Palu gag dipenuhi pabrik industri jadi polusinya bukan faktor adanya cuaca panas disana. Sodara Mimin percaya kalo  suasana panas itu karena letak kota Palu yang berada pada garis katulistiwa.

Ke kota Palu jangan lupa maen ke Pantai Talise saat malam hari. Ini WAJIB. Soalnya kongkow disana tuh semacam cerita jaman dulu ajja. Ditemani minuman serabak khas kota Palu, Pisang goreng crispy dan yang bikin kota Palu tak terlupakan adalah pengamen jalanan yang bersuara emas menyanyikan lagu dengan bahasa daerah. Ditambah semilir angin laut yang sepoi-sepoi. Hmmmm… dikejauhan akan terlihat jembatan kuning khas Palu.

Menikmati bubur ubi manado dan pisang goreng di pinggir Pantai Talise

Menikmati bubur ubi manado dan pisang goreng di pinggir Pantai Talise

lagi mendung di pinggiran Pantai Talise

lagi mendung di pinggiran Pantai Talise

Kota Palu banyak terdapat pantai sebenernya. Tapi, Mimin cuma punya waktu buat maen ke Taipa Beach. Pasir putih, laut yang jernih wihhhhh, kalo Cuma Mimin kasih picturenya jangan percaya deh, buktiin sendiri maen kesana. Namun sayannya biaya adminnya agak mehong a.k.a mihil a.k.a mahal. Disana terdapat gazebo2 kecil, sayangnya untuk duduk di gazebo itu kita harus bayar juga. Sayang sih sebenernya kalo tempat pariwisata seapik itu harus bayar ini bayar itu, gag ramah turis lah. Semoga itu jadi koreksi penting bagi dinas pariwisata kota Palu yaaa….

Taipa Beach, pinggiran pantai Taipa, kota Palu, Indonesia

Taipa Beach, pinggiran pantai Taipa, kota Palu, Indonesia

beberapa gazebo di Taipa Beach yang berbayar

beberapa gazebo di Taipa Beach yang berbayar

Jembatan merah di Taipa Beach

Jembatan merah di Taipa Beach

Topi Mimin hanyut kena terpaan angin di Pantai Taipa xixixi

Topi Mimin hanyut kena terpaan angin di Pantai Taipa xixixi

FYI, photo2 yang Mimin ambil ini gag pake DSLR cuma pake hape ajja. Thank you Azus Zenfone 5.

Dosen Vs Maman Jilid 3

Sesuai janji Mimin di Jilid 3 ini ada sesuatu yang ngebuat kita para cewek harus lebih jeli lagi dengan siapa kita akan menghabiskan masa tua. Mimin berusaha menerima perlakuan Mr. O sebelumnya . Akhirnya kita arrange lagi pertemuan berikutnya. Kali ini kita memutuskan untuk nonton Supernova. Pada pertemuan ini Mimin sengaja pengen ngetes gimana Mr. O dalam menilai sesuatu. Mimin memilih nonton film di bioskop karena di tempat ini banyak hal bisa kita perhatikan dari pasangan kita. Misalnya di bioskop otomatis banyak cewek2 berpenampilan menarik jadi bisa kita lihat respon matanya dalam menangkap radar, cara dia memilih film sampe mengomentari film, loyalitas dan banyak lagi. MOga bermanfaat ya girls. Berikut ke- iLpiLan yg terjadi di jilid 3:

  1. Setelah menentukan untuk ke bioskop. Setengah jam kemudian Mimin tiba2 sms Mr. O bilang kalo motor Mimin lagi gag ada. Sebenernya ada sih. Cuman Mimin pengen ngetes ajja gmn responnya. Mimin berharap Mr. O bakal jemput gitu. Taunya nggak. Dia malah ngajak next time nontonnya. Praduga Mimin dia gag mau ribet jemput Mimin soalnya kalo jemput Mimin dulu harus muter dua kali gitu. Jarak rumah Mimin emang jauh banged dari rumah Mr. O, tapi gag jauh jg sih, hahaha. Mimin iyain akhirnya sambil menye2 minta maaf. Setengah jam kemudian Mimin sms lagi Mr. O ngabarin dia kalo di rumah Mimin udah ada motor. Trus akhirnya kita jadi berangkat nonton hari itu juga.
  2. Film dimulai jam 15.00 . Kita janjian jam 14.00 udah di TKP dan gag boleh telat. Biar bisa ngobrol gitu.Tapi Mimin berniat untuk datang telat. Pengen tau ajja gimana respon Mr. O. Ternyata Mr. O datang tepat waktu, tepat jam 14.00 dia sms Mimin. Mimin bales ajja masih macet, padahal Mimin masih leyeh2. Jarak bioskopnya cuma 10 menit dari rumah Mimin. Jadi santai banget.14.15 baru Mimin berangkat. Di jalan juga nyante bingit, sambil nyanyi, sambil ngebayangin nanti bakal liat Junot. Kalo ngeliat bareng ay, may n dep pasti hebot banged deh ya. But, for now Mimin harus ditemani oleh Mr. O. apakah bisa seru ? Sampe di Mall, Mimin acting lari, ngos-ngosan, biar keliatan usahanya. Sampe ketemu Mr. O Mimin minta maaf kalo dah telat, pura2 perhatian kasian doi yg udah nungguin lama. Sssssttttt… Mimin ini punya bakat acting yg luar biasa, Next… Mr. O gag marah cuma wajahnya bete gitu. Hahaha…
  3. “Maaf yaaa Mr. O, Mimin telat, maaf banged !” kata Mimin sambil nunjukin pesona keimutan Mimin. Jawabnya dengan tegar, “Iya gpp, cuma segini doang kok,”. “Kita jadi nonton Supernova? sit dimana?”, tanya Mimin. “hehehe, saya belum beli,” jawabnya. Sambil jalan berpindah dari tempat sebelumnya kami berdiri.MImin tidak menyadari kalo Mimin agak duluan gitu jalannya dari Mr. O. Ketika Mimin menyadari hal itu, Mimin balik badan. Tiba2 dia nyodorin uang 100 ribu. Lagi. “kamu beli tiketnya ya”, kata dia sambil ngarahin ke tangan kanan Mimin. Bad reflect, nerima uangnya. Mimin yakin banged waktu itu pasti wajah Mimin absurd banged. Ekspektasi Mimin kita mau beli bareng. But !!!! Mimin lagi-lagi disuruh beli. Seraya mastiin, “saya yang beli ini?!”. “Iya kamu ajja yg beli!”, jawabnya. Mimin balik badan ke arah loket. berjalan gontai. And you know whatttt ??!!! loketnya antri. Mimin jalan ngehang gitu. ngeliat antrian seperti itu. Antriannya gag begitu panjang, tapi itu tetaplah antri. Didepan Mimin sekitar 7 orang. Eh bukan ! 7 couples. YES, ALL OF THEM COUPLES !!! belakang Mimin juga couples. Mereka cekakak cekikik pegangan tangan. Mimin kan jadi kangen Maman. Mimin ngelirik ke Mr. O, dia sibuk ngeliat ke arah hapenya. INI KLIMAKS ILPILNYA ilpil kayak upil. Mimin harus positive thingking gmn ? pernah gag kalian girls diperlakukan hina seperti ini ? Mimin pernah !!!
  4. Disaat Mr. O mau mulai ngobrol Mimin langsung potong. “kita persiapan ashar yuks, biar kalo azan bisa langsung ashar. Jadi gag ketinggalan film”, kata Mimin. Mr. O menolak. Dia ngajakin asharnya setelah nonton ajja. Deg. Mimin kaget. “kalo gitu terserah ! Mimin mau nya sekarang, kalo Mr. O mau nanti ya silahkan”, jawab Mimin. Tanpa lama nunggu jawaban dari Mr. O, Mimin ngeluyur ke arah mushola. Trus doi ngikut. azan selese Mimin sholat dengan kecepatan standar seperti biasa. kalo masalah sholat Mimin gag mau maen2. Ternyata Mr. O sholatnya cepet bingit guys. buset dah. Padahal Mimin duluan yg sholat.
  5. Sampe didalem, krik krik krik. Untung Junot jadi Mimin berusaha ngelupain siapa yg ada disamping Mimin. Serius deh. Gag seru, ada adegan humor doi gag ketawa, ada adegan romance doi biasa ajja. Raline shah yg cantik begitu gag bikin dia komen apa gitu. Yaudah Mimin rame sendiri. Mimin tanya gmn menurut dia filmnya pun standar bgd jawabannya. Mimin lupa, pokoknya standar banged. Padahal jalan ceritanya tuh kayak filsafat ironi romantik yang perlu didiskusiin isinya. Ada yang tau ironi romantik ? next tulisan Mimin kasih tau.
  6. Lokasi parkir motor kita beda. Kirain Mimin dianterin ke parkiran, taunya kita pisah gitu ajja keluar dr bioskop. Lelaki sejati mah gag perlu ya diomongin ini itu. Lelaki normal mah tau apa yg harus dilakukan untuk nyenengin pasangannya. Lelaki yang pernah punya pacar pun seharusnya hal2 sepele begini gag ada. Mr. O kan ngakunya pernah punya banyak pacar. Tapi yang ini…
  7. Malamnya Mr. O telpon, Mimin nanya, “pak, kenapa saya tadi yg ngantri beli tiket?”. Mau tau jawabannya apa? Dia bilang, “BAGI-BAGI TUGAS!!” . Maksudnya dia, Mr. O udah bayarin Mimin nonton, sebagai gantinya Mimin yang antri panjang buat beli tiketnya.

Setelah kejadian di bioskop itu, Mimin gag mau bales sms dan angkat telpon dr dia. Meski Maman masih polos tapi Maman lebih dewasa drpd dia. Mr. O dan Maman beda umur 5 tahun. Tapi, masalah dewasa secara pemikiran jauh dibanding my Maman. Pernah suatu waktu Maman ngajakin diskusi tentang hak dan kewajiban dr masing2 pasangan. Konsep yg Maman tawarkan lebih mulia dibanding dengan bagi-bagi tugas ala Mr. O. Kapan2 di share deh.

Intinya gini guys. Mimin belajar suatu hal. Cinta (kasih sayang, perhatian, pengetian), harta (uang), tahta (status sosial, keturunan) dan fisik (ketampanan/kecantikan), religi (keimanan dan ketakwaan) semua ini tidak serta merta ada disatu sosok. Karena Tuhan tidak menciptakan sesuatu dgn smpurna makan salah satu dari Cinta, harta, tahta, fisik dan religi harus ada yg kita prioritaskan. Kalian ingin membangun rumah tangga dengan pondasi apa dulu. Cerita Mimin tentang Dosen VS Maman ini seperti harta VS cinta gitu deh. Mimin gag mau mengulangi apa yg dilakukan mama Mimin. Singkat cerita Mama Mimin itu milih ayah Mimin karna Harta, tahta, fisik dan religi. Setelah besar Mimin baru tau kalo Mama Mimin gag dapet cinta. selalu berantem cuma masalah ayah Mimin gag romantis dan curigaan ini  sudah berlangsung dari Mimin kecil. Karena inilah Mimin menjadi sangat pemilih untuk deket dengan siapa. Dan pengalaman bersama Dosen Mimin ini pun mempertegas kalo harta, tahta, religi, fisik tanpa dibarengin dengan cinta seperti hidup dengan singa. Enak dipeluk tapi pas dipeluk balik yang kerasa cuma cakarnya. Mimin berani memilih jalan yang beda dr Mama Mimin. MImin tau resikonya. Tapi Mimin sudah terlatih untuk itu semua. Mimin mau menemani Maman dari bawah. membangun dari pondasi yang benar2 lemah dan abstrak (krn masih LDR), kemudian diadoni dengan religi agar yang abstrak tadi perlahan bisa bersentuhan membentuk materi baru yang kuat dan kokoh. Bersama dan bekerjasama untuk menyiapkan bahan terbaik untuk pondasi harta agar terbentuk tahta yg abadi. Untuk fisik kami akan menua bersama dengan atap yang teduh dan mendamaikan. Kira-kira begitulah pola pemikiran Mimin tentang membangun rumah tangga. Mohon dikoreksi kalau salah. Terakhir ketemu Mr. O dengan bangga ia menyatakan kalo dia dah move on dari Mimin dan dapet pengganti yang baru. Dan pernah bilang kalo pas pedekate sama Mimin buat jaga2 dia juga pedekatein yg lain. Hahahaha… Dia pikir dia player yang bisa nyogok Mimin dengan status dosen dan kekayaan nya. Hahahaha Dia gag tau kalo lagi maen sama pelatihnya player. Dia pedekate sama cewek lain. MImin pacaran ama Maman, lebih experts mana coba ? “hahaha saya kan player Min,” kata Mr. O. “lho bapak player? Saya pelatihnya.” kata Mimin. “Mei nanti saya ngerayai 3rd annivesary saya”, kata Mimin dengan bangga sambil nunjukin foto Maman. (pengennya gitu) hahahaha Apa Mimin terlalu pede ya kalo bakal jadian sama Maman ?

Dosen Vs Maman Jilid 2

Ada yang nanya permasalahan kmarin dah selese belum?

Syukur sekali udah kok. Makasih buat dukungannya.

Mimin ada cerita lanjutan dari kisah kemarin –> klik ini .

Udah nyimak cerita sebelumnya ? Kali ini lebih seru. Mimin sudah ngelupain masa-masa itu. Mimin udah maafin salahnya si Dosen (setelah ini Mimin pake Istilah Mr. O). Perlakuannya ke Mimin udah bener2 Mimin maafin. Ehhh, taunya doi cari perkara. Mimin dan Mr. O dah sepakat untuk tetap profesional di kampus dan tidak menceritakan kejadian lamar melamar ke pihak manapun yang sama2 kami kenal. Ternyata dia ingkar. Tau gag gaes, Mr. O cerita ke temennya yg Mimin juga kenal (dosen juga). O Em Ji. Mimin ngerasa dihianati berulang kali.

Mr. O though that he is a great player, but he didn’t know that i was a coach. Hahaha

Mau tau kejadiannya yg bikin iLpiL ? Sini Mimin ceritain ttg Mr. O. Buat pelajaran bagi pembaca sekalian biar gag tergoda dengan materi.

Ketika Mr. O bertandang ke rumah Mimin, doi di interview oleh Ayah Mimin. Di tanya satu kata dijawab 1000 kata. Ayah Mimin, orangnya pendiam, setia, alim berbeda jauh dengan Mr. O yg talkactive. Mimin cuma ngedengerin interviewnya.
Setelah Mr. O pulang, Mimin Ayah Mimin bilang, “Keputusan tetap di kamu, karena pada akhirnya kamu yang ngejalanin biduk rumah tangga.”.
“iya Ayah.”, jawab Mimin.
“Mama, jangan memaksa lagi ! Mimin sudah besar, sudah cukup banyak melihat banyak lelaki. Dia sudah bisa memilih dengan lelaki mana yang baik. Tugas kita cuma memberi gambaran.” kata Ayah Mimin sambil natap mata Mama Mimin.Berpangling lagi ke MImin, “Coba jalan-jalan keluar dulu sama Mr. O kemana gitu!! Kalo pas kamu keluar sama Mr. O dan merasa cocok ya silahkan dilanjut, tapi kalo ada yg gag cocok jangan terpaksa nerima hanya untuk ngebahagiain kami. Ayah Mama bahagia kalo kamu bahagia.”

wussssssss…. berasa angin segar berhembus kedalam relung hati.
“kok Ayah bisa berubah keputusan gini ya? Mama juga lebih tenang dan tumben gag ngebantah Ayah?”, kata Mimin dalam hati kemudian.

Akhirnya Mimin keluar dgn Mr. O ke rumah sakit. Mr. O harus melakukan operasi kecil dibibirnya karena kena bakteri. Karena sudah dapat ijin boleh nemenin Mr. O berangkatlah Mimin. Tuhan segala pembuat rencana terbaik. Dokternya telat. Jadi MImin punya kesempatan untuk ngobrol dan mencari keklikkan diantara kami. Mr. O banyak sekali yg diceritakan tanpa diminta. Mimin gag punya kesempatan untuk cerita. Mr. O menceritakan latar belakang keluarganya yg luar biasa. Jujur Mimin takjub dan kagum. Terlintas di benak Mimin kalo Mr. O boleh juga sih. Detik demi detik terlewati, kesempatan Mimin cerita tak kunjung datang dan Mr. O gag nanya juga tentang Mimin.

Menunggu Dokter yg luama, akhirnya kita makan siang dulu.

Setelah pesan ini itu, makan sambil ngobrol. sampailah waktu kami kembali ke ruang tunggu rumah sakit. Ketika waktu membayar, Mr. O nyodorin uang ke Mimin.
Mimin terkejut, “uang apa ini ?” kata MImin spontan.
“Buat bayar.” kata Mr. O. “Bayar dah sana!”
“Oh, iya pak.” kata Mimin sambil ngeblank.
Sepanjang jalan ke kasir Mimin mikir keras. kok Mimin sih yang bayar? kok Mr. O nyodorin uangnya? kok bukan Mr. O yang bayar ke kasir? Emangnya Mimin jalan sama atasan Mimin (Mimin pernah admin di jurusan Mimin dan Mr. O atasan MImin) ? Kok gag ada bedanya Mimin dulu pas masih kerja dan sekarang jalan sama calon suami ? Mimin lagi jalan ama bos atau ama calon suami?

Pertanyaan itu terusssss saja berputar sepanjang hari itu. Jujur Mimin gag pernah diperlakukan demikian oleh lelaki2 yg pedekatein Mimin. Mimin selalu diistimewaan oleh lelaki. Ini bener2 pertama kali Mimin ngerasa murahan banget. Kalo Mr. O beneran pengen Mimin jadi istrinya harusnya bukan nyodorin uang dong yaaa, tapi nyodorin DOMPET !! Salahkah imajinasi Mimin ini? bukan masalah dompetnya sebenernya yg Mimin permasalahin. Tapi masalah mannernya, adab, sopan santun. Kayaknya tadi2 pernah cerita kalo Mr. O punya banyak mantan, tapi kok gini ya. Disitulah muncul ketidakcocokkan yg luar biasa. Asumsi Mimin kalo dia udah pernah pacaran sebelumnya, masa gag bisa memperlakukan cewek yang lagi dipedekatein ? iya gag sih ? cowok normal kayaknya akan berusaha keras agar dia yang pergi ke kasir. Melayani si cewek seperti princess.

Mimin berusahaaaa keras untuk mengabaikan pemikiran2 tadi dan mengubah jadi pemikiran positif. Mungkin Mr. O lagi sakit jadi gag bisa bayar ke kasir, atau dia mau ngajarin MImin megang uang dia, atau dia percaya ke Mimin dan sejenisnya.

Sampe di rumah Mimin diinterogasi oleh Mama Mimin. MImin cerita apa yang diceritakan Mr. O. Semakin menggebu2lah Mama Mimin dengan latar belakang keluarga Mr. O biar Mimin mau menerima pinangannya. Melihat antusia dan bahagianya mama Mimin, Mimin jadi mengurungkan niat untuk cerita bagian Mimin yang disuruh bayar ke kasir. Salah sih. Tapi Mimin paling gag bisa ngerusak kebahagiaan orang lain, apalagi kalo itu Mama. Semoga kalian setuju dengan tindakan MImin ini yaaa…

Mau tau kelanjutannya???? simak cerita berikutnya.

Lueeebihhhh seru !!! Mimin janji ditulisan berikutnya akan Mimin paparkan hal yang lebih iLPiL buat cewek, dan Mimin akan membuat kalian setuju kalo Harta tidak selalu menjadi menarik jika tidak dibarengi dengan attidude yang baik. Simak terus yaaaa